Asalamualaikum .... orang2 yang baik terhadap aku inilah cerita aku
Berawal dari cerita yang ku baca disebuah buku milik Raditya Dika, “Marmut Merah Jambu”, ada satu bab yang berkisah tentang seseorang yang jatuh cinta secara diam-diam. Walau buku-buku Raditya Dika sarat akan komedi, tapi dibuku yang satu itu, terasa berbeda, komedi yang diperhalus ditambah pengalaman tentang keluguan dalam dunia cinta. Hmmmm jadinya yang tadinya mau ketawa ngakak malah hening sejenak dan mungkin ada yang berkata dalam hati ; “gila cerita ini gue banget”. Mungkin bukan Cuma aku yang merasa seperti itu, tapi banyak pembaca lainnya yang merasa kisah itu pernah dialami sendiri. Beberapa kalimat berikut aku ambil dari buku tersebut :
“Orang yang jatuh cinta diam-diam tahu dengan detail semua informasi orang yang dia taksir. Orang yang jatuh cinta diam-diam memenuhi catatannya dengan perasaan hati yang tidak tersampaikan. Orang yang jatuh cinta diam-diam harus bisa melanjutkan hidupnya dalam keheningan. Pada akhirnya orang yang jatuh cinta diam-diam hanya bisa mendoakan, setelah capek berharap. Pengharapan yang ada dari dulu, yang tumbuh mulai dari kecil sekali, hingga makin lama makin besar, lalu semakin lama semakin jauh. Orang yang jatuh cinta diam-diam pada akhirnya menerima. Orang yang jatuh cinta diam-diam paham bahwa kenyataan terkadang berbeda dengan apa yang kita inginkan. Terkadang yang kita inginkan bisa jadi yang sesungguhnya kita tidak butuhkan. Dan sebenarnya yang kita butuhkan hanyalah merelakan. Orang yang jatuh cinta diam-diam hanya bisa, seperti yang mereka selalu lakukan, -Jatuh cinta sendirian-“
Berawal dari cerita yang ku baca disebuah buku milik Raditya Dika, “Marmut Merah Jambu”, ada satu bab yang berkisah tentang seseorang yang jatuh cinta secara diam-diam. Walau buku-buku Raditya Dika sarat akan komedi, tapi dibuku yang satu itu, terasa berbeda, komedi yang diperhalus ditambah pengalaman tentang keluguan dalam dunia cinta. Hmmmm jadinya yang tadinya mau ketawa ngakak malah hening sejenak dan mungkin ada yang berkata dalam hati ; “gila cerita ini gue banget”. Mungkin bukan Cuma aku yang merasa seperti itu, tapi banyak pembaca lainnya yang merasa kisah itu pernah dialami sendiri. Beberapa kalimat berikut aku ambil dari buku tersebut :
“Orang yang jatuh cinta diam-diam tahu dengan detail semua informasi orang yang dia taksir. Orang yang jatuh cinta diam-diam memenuhi catatannya dengan perasaan hati yang tidak tersampaikan. Orang yang jatuh cinta diam-diam harus bisa melanjutkan hidupnya dalam keheningan. Pada akhirnya orang yang jatuh cinta diam-diam hanya bisa mendoakan, setelah capek berharap. Pengharapan yang ada dari dulu, yang tumbuh mulai dari kecil sekali, hingga makin lama makin besar, lalu semakin lama semakin jauh. Orang yang jatuh cinta diam-diam pada akhirnya menerima. Orang yang jatuh cinta diam-diam paham bahwa kenyataan terkadang berbeda dengan apa yang kita inginkan. Terkadang yang kita inginkan bisa jadi yang sesungguhnya kita tidak butuhkan. Dan sebenarnya yang kita butuhkan hanyalah merelakan. Orang yang jatuh cinta diam-diam hanya bisa, seperti yang mereka selalu lakukan, -Jatuh cinta sendirian-“
Terkadang kita bertanya-tanya, kenapa sih masih ada orang yang jatuh cinta diam-diam?
Mungkin karena mereka takut mendapati
kenyataan bahwa cinta mereka ditolak jika mereka menyatakannya, atau
mereka merasa minder dengan penampilannya yang mereka pikir sangat jauh
berbeda dengan orang yang dicintainya. Terkadang status sosial,
penampilan fisik serta pergaulan menjadi alasan semakin banyaknya orang
yang jatuh cinta diam-diam. Intinya adalah orang yang jatuh cinta
diam-diam takut “kecewa” cintanya tidak terbalas.
Lalu siapa yang patut dipersalahkan dengan adanya kasus jatuh cinta diam-diam ini?
Pagi ini aku mencoba membuka akun
facebook-ku, mataku tertuju pada sebuah gambar di halaman “home”. Hey
itu sampul buku marmut merah jambu, bukan…bukan itu yang membuat aku
kaget, tapi orang yang memakai sampul buku itu sebagai foto profilnya
yang membuat aku agak terkejut. Hmmm dia membaca buku yang sama dengan
yang aku baca dan aku posting di akunku minggu lalu. Disini aku bukan
ingin bercerita siapa si-dia, dan kenapa aku terkejut melihat kejadian
itu. Tapi karena aku tertarik pada sebuah kalimat yang dia jadikan
status sehari sebelumnya, yang berisikan :
“Aku mencintaimu seperti sebuah hadiah ulang tahun.
Terbungkus rapi terlilit pita mungil.
Tetapi tanggalnya tidak diketahui.
Sehingga kado itu tersimpan saja di pojok gelap lemari.
Dingin dan bisu.
Aku mencintaimu seperti berjuta kata yang tak terucapkan.
Disampaikan dengan bahasa diam bersisian.
Memikirkan kata yang terbaik untuk dinyatakan tetapi tak pernah ditemukan.”
my facebook:
Seperti itulah orang yang jatuh cinta diam-diam, dan yang terlintas
dipikiranku adalah aku salah satu orang yang pernah jatuh cinta
diam-diam seperti itu. Dan jujur saja aku pernah mengalaminya beberapa
kali, saat di SMA dan saat aku masih kuliah. Awalnya hanya rasa kagum
namun ada rasa canggung dan berakhir dengan rahasia yang kututup
rapat-rapat dan dalam-dalam, tanpa orang-orang itu mengetahuinya bahwa
aku pernah dan telah jatuh cinta sendirian. Tapi itu sudah menjadi masa
laluku. Jatuh cinta diam-diam hanya akan berakhir seperti aku dulu, ya
seperti itu. Terkadang saat kita jatuh cinta kepada seseorang, itu akan
menjadi pilihan sulit antara mencintainya diam-diam atau menyatakannya
dengan beberapa konsekuensi yang harus siap diterima. Banyak hal yang
aku pelajari dari jatuh cinta diam-diam. Orang yang jatuh cinta
diam-diam akhirnya tidak akan mengetahui apa yang akan mereka dapatkan
jika saja mereka mau mencoba menyatakannya.
Maka jika kamu atau kalian sedang merasa jatuh cinta diam-diam, lebih
baik ungkapkan, agar tak ada lagi rasa penasaran yang terus membelenggu
hingga kedepannya. Entah jawaban apa yang akan diterima, yang penting
perasaan yang kita rasakan sudah tersampaikan. Tak perduli bagaimana
responnya kelak.karena orang yang jatuh cinta diam-diam, takkan cocok
dengan kalimat bijak yang sering ditulis banyak orang di status-status
mereka; “Saat kau masih memiliki kesempatan untuk mengatakan betapa kau
menyayangi orang-orang disekelilingmu, katakanlah, karena esok belum
tentu kau punya kesempatan untuk mengatakannya kembali”…
Jangan pernah menyalahkan orang yang
kita cintai secara diam-diam, yang akhirnya mereka malah menjauh dari
kita, karena kita sendiri tidak pernah mencoba untuk mengungkapkannya,
lalu bagaimana mereka bisa tahu? tahu yang benar-benar tahu, bukan hanya
tebak-tebak berhadiah…
akhirnya Aku tidak ingin lagi menjadi
orang yang jatuh cinta diam-diam. Karena pada akhirnya saat aku jatuh
cinta diam-diam, hasilnya adalah keheningan, kesepian.
Aq ingin sendiri saat ini...
by: yaser
Aq ingin sendiri saat ini...
by: yaser

Tidak ada komentar:
Posting Komentar